
Indikator Infus Otomatis Cuma Rp 50.000, Begitu Cairan Infus Habis, Alarm Berbunyi
Senin, 19 Januari 2009 | 9:35 WIB | Kategori: Surabaya | ShareThis
SURABAYA | SURYA Online-Kalau alat ciptaan siswa SMA Khadijah ini nanti benar-benar digunakan, pasti para keluarga pasien atau perawat di RS tidak akan perlu lari-lari karena cairan di kantung infus pasien habis. Sebab, sebelum infus habis, alarm pada alat ini sudah berbunyi.
Itulah hasil karya Amirul Huda dan Muhammad Azwar Anas, siswa kelas 11 SMA Khadijah. Berbekal hobi mengotak-atik perangkat elektronika dan ilmu membuat robot elektronik sederhana, mereka berhasil membuat alat yang disebutnya sebagai Indikator Infus.
Lewat alat berupa rangkaian eletronika sederhana itu mereka menunjukkan bahwa rangkaian perangkat robot otomatis bisa dikembangkan untuk berbagai keperluan, termasuk untuk mengawasi habisnya cairan dalam kantung infus pasien.
Perangkat Indikator Infus ini berupa rangkaian elektronika sederhana, alat sensor, dan alat tanda peringatan. Rangkaian utama ini hanya terdiri dari beberapa komponen elektronika dan IC. Sebagai acuan sistem kerja otomatis, perangkat ini dihubungkan dengan sensor pendeteksi cairan infus dan sumber daya dari baterai 9 volt.
Itulah merupakan kutipan artikel dari koran Surya, artikel tersebut berisi prestasi yang saya (Amirul Huda) dapatkan dengan teman saya (M. Azwar Anas). Kami seneng banget dengan apa yang kami peroleh, karena berkat prestasi kami, kami memperoleh tawaran kerja setelah kami selesaikan studi kami dari sebuah perusahaan yang bekerja di bidang peralatan medis khususnya USG. Direkturnya langsung hlo yang ngirim e-mail ke sekolah. Wah saya merasa amat bangga sekaligus seneng banget, karena saya tidak usah susah-susah lagi cari kerja waktu ntar gede
Itulah teman-teman, klo kalian memiliki minat di bidang tertentu, kembangkan mulai dini, pasti akan ada hasil yang akan kalian peroleh.
dikutip dari surya online
Tidak ada komentar:
Posting Komentar